Alhamdulillah : ESDM bantu bangun 500 sumur bor sumber air bersih senilai Rp 500 juta per unit

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangun 500 unit sumur bor di seluruh Indonesia tahun ini. Ini adalah upaya pemerintah untuk kebutuhan orang-orang di daerah yang sulit mendapatkan Air Bersih.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan sumur pengeboran tahun ini dua kali lipat menjadi 2017 yang berjumlah 237 unit. “Tahun ini dari Anggaran Negara (APBN), 500 unit akan dibangun,” kata Menteri Jonan di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (6/4).

Menteri Jonan memulai, membangun sumur di Jawa Barat tahun ini sebanyak 63 unit atau sekitar 10 persen dari seluruh pembangunan di Indonesia. Persentasenya sama dengan tahun lalu, dari 237 unit yang dibangun di seluruh Indonesia 24 unit dibangun di provinsi ini.

BACA LEBIH BANYAK
Tidak Menghapus Anak Dianggap Disabilitas, Sekarang Hanya Pergi ke Harvard
10 Tahun Lumpuh, Pada Hari Gadis Ini Akhirnya Disembuhkan
“Jadi ayah dan ibu tidak memiliki kesan bahwa ayah presiden tidak melayani Jabar, 10 persen di Jawa Barat,” katanya.

Kepala Pusat Geologi Air Tanah dan Lingkungan Kementerian ESDM Andiani mengungkapkan, biaya yang dibutuhkan untuk membangun pengeboran adalah Rp 400 juta hingga Rp 500 juta per unit.

Untuk mengetahui kandungan air di dalam tanah, ia menggunakan metode geolistrik. Andiani menjelaskan caranya, dengan memasukkan elektroda ke tanah untuk membaca tanah yang mengandung udara.

“Ada metode geolistrik, kita akan menggunakan lapisan kabel, kita akan tahu lapisan bawah tanah, akan ada lapisan yang menyimpan air, sehingga ada elektroda yang bisa dibaca,” jelasnya.

Sumur pengeboran maksimum adalah sekitar 125 meter, dilengkapi dengan konstruksi pipa baja galvanis 6 inci, pasokan listrik dari 10 kVA atau setara dengan generator 8 kilo Watt (kW), menggunakan pompa submersible 3 PK dan dilengkapi dengan generator rumah, rumah pompa, dan 5.000 liter penahan air. Setelah secara resmi menjalankan fasilitas yang diberikan kepada pemerintah setempat.

“Kami mengebor sampai udara di sana, kami menyumbang kepada pemerintah lokal seperti sumur di depan tangan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *